1 Muharram 1433 H


“Kita kemana, Pa?” kata Kalam.

Gak kemana-mana,” jawab saya.

Dia merengut. Saya terbahak keras. Anak ini memang lain. Badannya tak mau diam, maunya bergerak terus. Mungkin isi kepalanya juga begitu.

Dan dia pasti selalu berhasil memengaruhi kami semua. Kami pun pergi; saya dan dia, mami dan adiknya, Queentitta. Naik sepeda motor butut ke tengah kota, ke sebuah lapangan tepat di tengah-tengah Kota Medan: Lapangan Merdeka.

Selamat tahun baru 1 Muharram 1433 H.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s