Bukan Makna Kata


Pertama, bila kita masih sepakat dengan demokrasi, maka mari anggap dia sebagai sebuah ladang yang masih kosong. Kitalah yang harus mengisinya. Taatilah prosedurnya. Namun, substansi demokrasi merupakan hal lain yang harus tercipta di luar ladang itu. Dialah yang harus ditanam di ladang itu. Seribu sayang, ladang demokrasi Indonesia masihlah berisi rumput dan semak-belukar.

Kedua, bahwa bukanlah kebenaran dan kebaikan itu ditunjukkan oleh luasnya samudera, oleh mayoritas ulama yang berkata mengenai kebenaran sesuatu. Saya merasa, kebenaran itu akan dirahasiakan secara diam-diam dan misterius namun nyata dalam kesunyian, dalam suasana minor, dalam sesuatu yang membuat kita buta dan merasa kebenaran tak akan pernah muncul daripadanya.

One thought on “Bukan Makna Kata

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s