Program Presiden Kurangi Kemiskinan, Program Panik dari SBY


“Ini world class dan kita bandingkan dengan negara-negara lain …” (Susilo Bambang Yudhoyono)

* * *

Pembangunan untuk perluasan ekonomi dari sisi investasi bisa tercipta dengan manajemen yang baik dan mengurangi kemiskinan.

Hal ini disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam pidatonya mengakhiri rakor dua hari di Istana Bogor, Selasa (22/2). “Tetapi berkali-kali saya katakan itu belum cukup. Harus ada kebijakan lain yang harus lengkap dan agar masyarakat kita bisa tingkatkan taraf hidupnya,” ujarnya.

Masterplan ini, lanjut SBY, bukan asal-asalan. “Ini world class dan kita bandingkan dengan negara-negara lain. Saya dan semua harus ikut dalam proses ini. Bukan hanya plannya tapi juga semuanya untuk mencari mitra dalam mencari investasi. Saya juga ikut di situ. Alhamdulilah, bahwa mitra-mitra kita di India, Tiongkok, Turki, AS, dan lain-lain menjadi bagian dari investasi di negeri ini. Sebelum kita welcome kepada mitra-mitra negara sahabat. Mari kekuatan dari dalam negeri sendiri, BUMN, BUMD kita perkuat. Yang belum tahu kasih tahu, yang belum paham, kasih kepahaman. Dengan demikian kita telah mendayagunakan. Saya senang kalau BUMN jadi pilar di negeri sendiri. Ingat koreksi, gunakan full kemampuan saudara agar semua keinginnan yang didiingan oleh rakyat terpenuhi.”

Kalau semua itu terpenuhi, lanjut Presiden, total investasi 5-7 tahun mendatang bisa mencapai US$2 miliar. “Pergerakan itulah yang ingin saya sampaikan dengan baik. Saya minta kesabaran saudara semua. Master plan itu sudah selesai 4 -5 bulan lagi. Kalau itu terpenuhi maka program-program kita akan lengkap.”

Pertama, berjudul program-program pro rakyat. “Saya anggap ini seri kebijakan penurunan kemiskinan.”

Selanjutnya melalui mekanisme ekonomi. “Apa logikanya kalau ekonomi kita tumbuh dengan tercipta lapangan kerja yang banyak maka seseorang dapat penghasilan. Kalau dapat penghasilan maka akan bisa mengurangi kemsikinan.”

Yang belum terangkat dalam mainstrim itu adalah melalui fasilitas dan bantuan pemerintah. “Ini yang kita kenal dengan program 3 kluster. Kita ingin tingkatkan lagi tiga program kluster yang sudah ada. Kluster 1, BOS, jamkesnas, KLH, Raskin, dsb. Kluster 2, PNPM Mandiri yang terus kita jalankan. Kluster 3, kredit mikro bagian dari finance. Yang ingin saya sampaikan adalah kita berencana untuk meningkatkan dan memperluas program-program pro rakyat dengan 6 program baru.”

Keenam program tersebut adalah program rumah sangat murah, program kendaraan angkutan umum murah, program air bersih, program listrik murah dan hemat, peningkatan khidupan nelayan, program penginkatan masyarakat pinggiran perkotaan. “Enam ini yang saya angkat ke depan,” tutur SBY.

Program rakyat sangat murah, untuk miskin dan sangat miskin. Program rumah murah untuk rakyat berpenghasilan rendah. harganya Rp20 juta sampai Rp25 juta. Pembeliannya dengan kredit sangat lunak, pemerntah bantu sebagian biaya pembelian.

Program angkutan umum, untuk penumpang dan barang, harga sekitar sekian juga. “Saya lihat yang paling murah adalah 120 juta, kalau bisa energi listrik bisa kita switch dan bisa desain khusus. Ini diutamakan untuk angkutan umum perdesaan.”

Program air bersih untuk rakyat. Tidak ada lagi krisis air di daerah tandus dan sebagainya. Sasaran tidak ada lagi krisis air di tahun 2025. Panduan proyek PU dan PNPM dan alokasi dari APBN sekian triliun.

Program listrik murah dan hemat mengurangi secara signifikan penggunaan BBM sebagai sumber daya listrik. Positif bagi bagi pengurangan subsidi. Program pengadaan bohlam hemat murah untuk rumah tangga. Perluasan energi surya melalui teknologi terkini yang relatif murah. “Percepatan elektrifikasi desa, jangan bisnis as usual.”

Program peningkatan kehidupan nelayan, pembuatan rumah sangat murah. Pekerjaan alternatif dan tambahan bagi keluarga dan nelayan. Skema UKM dan KUR. Pembangunan SPBU solar, pembangunan cold storage, angkutan umum murah, fasilitas sekolah dan puskesmas, fasilitas bank rakyat.

Program peningkatan kehidupan masyarakat pinggir perkotaan, pembangunan rumah sangat murah, UMK dan KUR untuk pekerjaan. Upaya relokasi jika kondisi sangat buruh, pinggir sungan dsb. Fasilitas khusus untuk sekolah dan puskesmas.

“Mulai tahun 2012 ke depan saya minta pemerintah untuk menjalankan kebijakan dan program. Saya minta agar DPR bisa mendukung program rakyat. Empat kluster ini untuk pengurangan kemiskinan dan peningkatan kesejahteranan rakyat. Itulah yang akan dilakukan untuk dikembangkan lebih lanjut dan dibicarakan oleh gubernur.”

Terakhir, lanjut SBY, ada tiga hal yang secara khusus akan disampaikan dalam 3 program prioritas, yaitu urusan surplus beras, lappangan kerja, dan transportasi Jakarta. SBY menginginkan greater Jakarta. “Di Banten itu sangat bisa dikembangkan sesuai masterplan. Tapi khusus transportasi itu harus ditangani secara khusus.”

Surplus beras harus benar-benar luar biasa. Dari swasembada ke surplus beras harus berkembang dalam waktu 5-10 tahun.

Terkait lapangan kerja, percepatan pengurangan pengangguran, SBY berharap bisa melakukan penguranangan pengangguran 1 juta pertahun.

Untuk transporatasi Jakarta, SBY ingin kemacetan lalu lintas harus sudah teratasi sebelum tahun 2020. Kemudian perbaikan signifikan dirasakan sebelum tahun 2014. “Tak berarti Pak Foke (Gubernur DKI Jakarta) harus tunggu sampai tahun 2020, paling tidak masyarakat Jakarta bisa rasakan transportasi lebih baik.”

 

* * *

sumber: inilah.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s