Geothermal Sarulla, Mengapa?


Sebuah posting dari blog ‘nBASIS, mengernyitkan kening saya. Silahkan klik di sini untuk melihat postingan itu.

Ada banyak pertanyaan di situ yang harus dijawab oleh pemerintah daerah Sumatera Utara tentang persoalan Proyek Geothermal Sarulla, sebuah proyek pembangkit tenaga listrik yang diprediksi memiliki kapasitas 330 MW (mega watt) yang terletak di Pahae, Tapanuli Utara, Sumatera Utara. Dengan pelibatan konsorsium MedcoEnergi bersama Itochu Corp. (Itochu) dari Jepang dan Ormat Technologies Inc. (Ormat) dari Amerika Serikat, maka lagi-lagi, pesakitan bernama “neo liberalisme” diam-diam menusuk dalam dalam tubuh Sumatera Utara.

Setelah kasus konflik berdarah di PT Indorayon, Taput, beberapa waktu lalu, dan kemudian membekaskan luka yang sangat dalam, inilah proyek yang nantinya diprediksi bakal menjadi sumber-sumber ketidakadilan sosial di negara ini.

Neo-liberalisme telah menjadi sumber petaka bagi negara ini. Tapi, mengapa negara justru menikmatinya? (*)

3 thoughts on “Geothermal Sarulla, Mengapa?

  1. begitulah, apapun neonya, asas manfaat kepada rakyat kebanyakan yang waji diutamakan

    sumut jelas krisis energi. tp kondisi di sarulla sgt kritis. semacam bom waktu di sana.

    Like

  2. jiah..pada prejudice amat…ya udah atuh..ga usah di bangun ajah lah sarulla….tapi nanti ente juga tereak2…”woii sumbag ut gelap woyy..”..tah kalo tos kitu….ulah menta listrik dari jawa barat yeuh…

    teu aya listrik ribut..minyak naek ribut…suruh ngebor teu hayang..suruh bangun pltp juriga wae…sok lah pake lampu templok wae…minyakna minyaksawit…

    lekum..
    dan

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s