Aku Muak dengan Tampang Kalian!


Saudara-saudara, 9 April nanti adalah hari bagi setiap orang di Indonesia yang telah memiliki hak pilih untuk memilih calon wakilnya. Ingat, itu ajang memilih “wakil”! Maka itu, bertindaklah seperti seorang tuan yang sedang menyeleksi para pembantu-pembantunya. Bersikaplah seperti seorang majikan, dan buang jauh-jauh sikap dan mental bangsa kuli dan jongos Anda itu. Pilihlah dengan landasan, bahwa Anda adalah tuan, Andalah penguasa, Andalah raja sesungguhnya di negeri ini.

Tapi tentu, bagi saya, tak akan banyak perubahan berarti dari partai-partai yang selama ini aktif bermanuver di media massa. Secara komunikasi, semakin banyak Anda berinteraksi melalui media massa, maka ada kemungkinan daya popularitas akan semakin menanjak. Itu satu kemungkinan yang sering dipahami parpol-parpol yang melakukan segala cara agar dilirik oleh media massa. Ada kemungkinan lain, yang merupakan anti tesis terhadap possibility yang pertama tadi: semakin banyak Anda diekspos, semakin tinggi pula tingkat kejenuhan masyarakat.

Tingkat kejenuhan akan membawa pada kebosanan, lantas menjadi muak dan terus menjadi marah. Ini alasan saya. Setiap orang yang berjalan di jalan-jalan setiap hari akan menemukan jutaan gambar caleg yang terpampang di pohon-pohon, spanduk, papan reklame, baliho dan seterusnya. Itu belum seberapa. Miliaran kartu nama dicetak, selebaran disebar, stiker ditempel. Tidak hanya di rumah-rumah Anda, di pojok gang, tapi juga si caleg ini langsung memberikan kepada Anda dan Anda simpan di saku ataupun dompet Anda.

Itu belum cukup juga. Karena di televisi, radio, media cetak, Anda akan masih menemukan para caleg-caleg itu. Semakin banyak, semakin banyak, semakin banyak, dan Anda akan sampai pada titik jenuh.

Suatu saat, Anda akan bosan, jengkel, kesal, dan “gondok”. Anda kini tak lagi menganggap gambar caleg dan partai-partai yang beriklan itu, dengan rasional. Senyuman mereka bukan senyum yang ramah dan memikat lagi, melainkan senyum yang memuakkan!

Dalam dunia komunikasi, ini dinamakan flooding information, informasi yang sudah meluber. Ibarat air yang dituangkan dalam gelas, ada takarannya. Bila lewat dari takaran itu, maka dia akan tumpah dan tak akan ada gunanya. Prabowo paling besar mengeluarkan budget iklan, dan flood itu adalah warning.

Perkelahian antara Megawati dan SBY sudah dicap sebagai perseteruan “anak-anak”. Saya tak bisa membayangkan dua orang Presiden Indonesia, saling berkelahi di hadapan jutaan orang Indonesia yang masih miskin pengetahuannya. Percayalah, tabiat kalian itu sudah sungguh-sungguh memuakkan rakyat, kalian akan ditinggalkan, masyarakat sudah jenuh; Indonesia bukan milik kalian berdua.

PKS dan Demokrat juga begitu. Iklan kalian justru menimbulkan antipati, bukannya menyehatkan iklim demokrasi dan mendidik masyarakat. Kinerja pemerintahan, disebut Demokrat,  sungguh-sungguh bagusnya. Dan itu dikatakannya di tengah jutaan masyarakat yang hingga kini masih lagi mengantre mengemis BLT. Weleh-weleh, di mana saja kalian selama ini? Kok baru jelang pemilu 2009 kalian muncul? Dasar  ‘gak ada otak!

19 thoughts on “Aku Muak dengan Tampang Kalian!

  1. sore.., salam kenal dari BacaBlog🙂
    terima kasih, Anda membuka pandangan masyarakat indonesia, agar lebih jeli dalam memilih, dengan akal, rasional, bukan karena manisnya kecap.
    minta ijin untuk mengikuti blog Anda.

    [FRESH]
    mau blogwalking? mau baca posting terbaru dari blogger?
    atau.. mau kenalan, titip salam, dan lihat foto blogger lain? dateng aja ke http://bacablog.com

    ingin pemikiran Anda mengispirasi orang lain?
    atau.. meningkatkan pembaca dan link ke blog Anda?
    daftarkan blog Anda di http://bacablog.com

    oke, tks. nanti saya daftar

    Like

  2. Waduh.. waduh, bang nirwan esmosi nih.. yg penting absm deh: asal bukan susilo megawati. selamatkan indonesia

    Susilo Bambang Yudhoyo …. NO
    Megawati Soekar …………….. NO

    Like

  3. Wajah CAD bertebaran dimana-mana dari sudut pandang yang strategis hingga angkot (kendaraan pribadi) dengan tersenyum bagai artis. (mumpung cari kesempatan tenar di tetangga)

    Silahturahmi tak pernah jangan2 yang kita pilih calonnya bisu he he he (tidak mungkin)

    Apa yang akan kita contreng kalau hanya kenal gambar tanpa memberikan visi dan misi serta perkenalan, siapapun bisa.

    mau artis, mau ustad, mau aktivis, mau pengusaha, mau pejabat, mau bandit, mau penipu, semua punya hak yang sama menjadi anggota dewan.

    Like

  4. salam bang nirwan..
    posting kali ini bagus.. tapi kok dipenuhi rasa emosi yagh?🙂 Saya juga memilih untuk tidak mencontreng nanti.. semua didasarkan kekecewaan terhadap salah satu partai.. untuk mempelajari partai lain, saya masih enggan.. semoga ada cara yang lebih baik untuk membangun bangsa selain memilih caleg – caleg di baliho yang membuat kotor Indonesia…

    salam dek putri. emosi adalah bagian dasar dari manusia. jangan langsung diartikan emosi itu hanya “marah-marah” ya.🙂 para caleg itu memang bikin kotor. jadi bersihkan mulai sekarang, bersikaplah seperti tuan mencari pembantu.

    Like

  5. Iklan yang paling sempurna adalah milik PAN Soetrisno Bachir…
    HIDUP ADALAH PERBUATAN. Iklan paling oke yang pernah dibuat.

    PKS dan Demokrat apaan gak level!

    iklan yang paling hebat dalam politik adalah turun langsung ke masyarakat dan memperjuangkan hak-haknya sampai titik darah penghabisan, dan merubah kekuasaan menjadi pelindung kemaslahatan umat.

    Like

  6. Hi5, tenang bang nirwan..he5..nulisnya dengan hati bngt..:-D,hi5
    Saya sependapat sih, walau persilisihan mereka cuma strategi politik, tp dilakukan dihadan smwa masyarakat Indonesia yang lg kesusahan, serba kesusahan malah.
    Kata dosen saya, ini smwa pengaruh media, betapa besarnya pengaruh media, msalah mega ma sby jg sluruh masyarat tahu juga karena media. Kata dosen saya juga media, entah koran, radio, tv, atau internet nggak akan netral. Makanya bersifat ambigu alias bermuka dua. Pintar-pintar kita jadinya besok. Hmm..oia mas, kta bdoa bsama agar pemimpin Indonesia besok bs bener-bener membawa negeri ini ke kemajuan. Tapi saya kok belum melihat sosok seperti itu ya?he5
    #maap maz, kalo da salah kata,he, skedar pmikiran saya saja,he5,btw salam kenal ia maz..^^v

    😀 salam kenal juga ya, hajar terus ….

    Like

  7. sory bang Nirwan aku mampir sini akhirnya kok kangen juga..
    aku malas milih caleg aku liat kebanyakan muka-muka palsu semua, mereka semua memiliki senyum lebar selebar pengorbanan propaganda sebagai caleg, senyum yang mengharapkan suara banyak, terbayang pada diri mereka andaikan aku terpilih mobil apa yang harus aku pakai yaa..?haruskah aku tepati janji2ku..?
    kira2 kalau golput pada waktu pemilihan caleg dosa nggak ya..?
    tapi kalau presiden pasti aku pilih tapi sambil menunggu petunjuk dari pada beliau abangku si Nir…..hhihihi

    ya udah, pilih amien aja,😛

    Like

  8. PILIH SAYA !!!!!!!
    Kalau saya menang, Sekolah Gratis, BBM Gratis, Setiap Pemilih Mendapatkan 1 Kupon Undian yang akan diundi Pada Akhir April 2009*

    Contreng Nomor urut 117
    Caleg Dapil Akhirat
    GOLPUT
    Tua, Kurang Cerdas, Tak Berpengalaman, Tak Jujur, Memuakkan.

    *Syarat dan ketentuan berlaku.

    hahahahahaha😀

    Like

  9. Asal jangan golput ya. Golput tidak akan menyelesaikan masalah. Kita punya misi sekarang adalah, jangan sampai orang yang salah naik lagi (baik menjadi Presiden atau jabatan lain). Karena pemilu sekarang mungkin belum bisa mendapatkan presiden yang baik, tapi setidaknya bukan orang jahat yang naik. Amin

    banyak partai yang mesti tobat, di antara Golkar, Demokrat dan PKS yang menjadi partai pendukung SBY-JK selama 5 tahun, dan telah makin memporakporandakan Indonesia. hihihihih😀

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s