Obama Dilantik, Para Setan Bertepuk Tangan


stupid peopleSuatu saat, tiba-tiba dada saya terasa lapang, tubuh saya menjadi sedikit lebih ringan. Saya merasa, setan-setan yang sebagian ngekos di badan saya, tiba-tiba lenyap. Ada semacam kerinduan, tapi rupanya rasa penasaran lebih tinggi. Saya cari tahu –tak perlulah saya ceritakan bagaimana caranya, yang pasti tak sampai menyewa tim pencari hantu– dan saya dapat informasi dari setan yang kebetulan dapat julukan “setan miskin”. “Teman-teman sedang refreshing. Mereka sedang jalan-jalan ke Amerika, menghadiri pelantikan Barrack Obama,” bisiknya enteng. Sudah kayak Gus Dur saja cara bicara si setan ini.

Karena iman saya tak begitu kuat, saya jelas terpengaruh juga sama bisikan si setan miskin itu.
“Loh, kok Anda ‘gak berangkat?”
“Lha saya ‘kan setan miskin. ‘Gak ada ongkos.”
“Kan bisa terbang sendiri?”
“Males, ah. Emang sekarang zamannya Gatotkoco?! Wong Clark Kent aja pergi kemana-mana naik pesawat, naik mobil, ‘kok. Sori Bung, saya bokek, gak ada ongkos.”


Saya belum puas, adrenalin di lubuk hati mendidih-didih. Gini nih kalau setan punya kerjaan.

“Terangkan pada saya, mengapa setan kok mau ikut-ikutan nonton pelantikan Obama?”
“Eh, Bung. Tahu ‘gak Anda, kalau setan-setan itu dalam seminggu ini sedang nganggur. Gak ada perang lagi di Jalur Gaza. Biasanya setan itu duduk anteng di bahu tentara Israel.”

“Loh malaikat raqib atid pada kemana?”
“Udah pada nyingkir. Mereka bilang, udah males nyatatin perilaku tentara Israel. Rapornya sudah merah, yang buruk sudah penuh, buku catatan sudah habis. Sementara catatan baik gak ada isinya.”

“Anda jangan mengada-ada…”
“Terserah, Bung. Memang dari dulu ciri manusia itu ya itu, suka gak percaya. Kalau kami, anak-anak Iblis cuma sombong aja. Tapi kami percaya sama Tuhan.”

“Percaya sama Tuhan, kok mbisikin aku supaya jahat?”
“Emang enak di neraka sendiri? Asyiknya rame-rame, hahahaha…”

Setan miskin terbahak-bahak. Jadi tambah emosi saya. Sudah kacau-balau saya, tak tentu lagi mana yang bisikan setan, mana yang benar-benar emosi pribadi saya. Kelapangan dada saya di awal-awal tadi sudah luntur dari tadi. Tapi saya masih penasaran, ‘kok setan yang ada di badan saya ikut-ikutan pergi menyusul teman-temannya dari Israel? Yah, namanya juga setan, otomatis dia bisa membaca jalan pikiran saya. Sebelum saya sempat bertanya, dia sudah langsung menjawab.

“Halah… itu jangan dipikirin, Bung. Setan-setan itu ‘kan pengin tahu gimana gerak-gerik komandan barunya…”
“Maksud Anda, Obama?” potong saya.

“Yup, betul. Obama itu komandan baru para setan. Cuman, para setan ini masih agak ragu. Soalnya di tengah-tengah namanya terselip nama indah: Hussein. Jangan-jangan, Obama ini lebih pandai main sulap daripada kami. Apalagi, dia pernah mondok di negara yang punya umat Islam terbesar di dunia, Indonesia. Yah, paling tidak ‘kan membekas juga sikit-sikit ilmu Islam itu sama dia.”

Saya jadi heran. Kok setan ini begitu goblok. Timbul juga sedikit penyesalan di diri saya, kok saya cuma dikasih setan jenis begini?
“Bung boleh bilang saya goblok. Tapi itu kenyataan. Face the truth, Bung!”

Halah…Pake bahasa Obama pula dia!

“Eh, Bung, jangan menghina kami. Kami tahu semua bahasa. Tapi kami memang tak ditakdirkan jadi pintar. Lagipula, apa untungnya kepintaran bagi kami. Wong, tugas yang diperintahkan kepada kami oleh Maharaja Iblis, cuma membisik kalian supaya jahat ‘kok. ‘Kan kalian yang menemukan atom, ya, kami bisikinlah supaya kalian membom orang-orang Jepang itu. Tugas kami itu, thok! Untuk apa pula kami beradu argumen dan teori dengan kalian. Hahahaha… kalian ini dikasih otak sama Tuhan, tapi betul-betul dungu.”

Muka saya jadi tambah merah. Si Setan Miskin itu benar-benar sudah menampar akal yang sering saya bangga-banggakan itu. Saya nyerah. Saya akan bertanya hal terakhir yang belum juga terjawab. Tapi karena dia bisa membaca pikiran saya, ya saya lintaskan saja dalam hati.

“Bung, kami para setan sangat perlu melawat ke pelantikan Obama. Kami bukan makhluk pintar. Kami memang bisa membaca pikiran manusia, bisa melongok ke hati. Tapi kami tak bisa melakukan sesuatu tanpa manusia. Kami ini makhluk halus, kami tak bisa membom bangsa Palestina, menjajah Irak, mengobrak-abrik Iran, tak bisa membodohi umat Islam secara langsung. Karena itu, kami perlu dukungan dari sebuah sistem. Kami perlu mengontrol orang-orang yang sudah kami tahbiskan sebagai alat-alat kami. Kami sebenarnya sudah tahu apa yang akan dikatakan dan akan dilakukan Obama, tapi kami perlu bukti, bukan janji! Sangat penting bagi kami agar Obama menjalankan seperti apa yang kami bisikkan. Kami tidak ingin dia mengkhianati kami. Cuma dia yang bisa kami harapkan. Memangnya cuman umat Islam aja yang boleh mengharap banyak dari dia?

Hahahaha…Bung, tidak tahu ya. Kadang-kadang kami menyesal juga membisikkan kepada orang-orang Islam agar bisa berharap sama Obama. Jangan-jangan Obama terpengaruh pula sama harapan orang-orang Islam ini. Kami sadar, Bung, harapan mereka-mereka itu cuma pepesan kosong. Kami tahu Obama serinci-rincinya sampai gaya dia sewaktu kencing di kamar mandi! Tapi semua itu tak mustahil, yang mustahil di alam semesta ini cuma satu, Bung: Tuhan bisa mati!

Obama itu manusia biasa, Bung, yang hatinya bisa dibolak-balik setiap saat. Setiap manusia itu begitu. Mungkin hatinya sudah tertutup untuk Islam, tapi akalnya ‘kan belum tentu. Lha, kalau dia melihat gara-gara Palestina umat Islam bersatu dan Amerika terdesak, dia ‘kan bisa-bisa saja merubah konstelasi politiknya, misalnya lebih santun. Akal dan hati berbeda, Bung. Kami bukan makhluk pintar. Kami tidak bisa memprediksi konstelasi politik itu seperti apa. Kami ini reaktif, bukan aktif. Jadi kami ini sebenarnya makhluk pasif! Kami butuh manusia untuk melihat dan merancang masa depan. Kalau sudah ada ‘kan tinggal kami bisikin lagi, lha wong, kami ini cuma pembisik ‘kok. Memangnya cuma kalian yang bisa main politik … !”

Saya terdiam. Kalau dia manusia, sudah saya tampar dari tadi. Tiba-tiba entah mengapa, otak saya membenarkan uraian panjang dia. Tiba-tiba saya seperti merasa mendapat pelajaran berharga dari setan yang selama ini begitu saya musuhi.

“Bung, jangan percaya sama saya. Namanya juga, saya setan. Hahahaha …” (*)

35 thoughts on “Obama Dilantik, Para Setan Bertepuk Tangan

  1. wow… cerita bagus. amerika dan israel itu mah anaknya setan. bangsa terlaknat tuh..

    Tolong… bisa tukeran link?
    nanti link blogmu saya masukkan di 5 semua blog milik saya: winsolu.wordpress.com, asianherbal.blogspot.com, padhepokananime.blogspot.com, senopatiarthur.wordpress.com, tamasya-tamasya.blogspot.com, kamu bisa check pageranknya semua 2 dan 3. ^^ .. bila berkenan post komentar aja di http://warnadunia.com/about/
    semoga sukses bersama.
    i will coming back again
    thanks yaw.🙂

    no problemo …🙂

    Like

  2. komandan para setan,
    pastinya lebih canggih
    dan sngat piawai meninabobokkan
    (tak sadar sudah diperdaya)
    hmmm 😉

    pandai berdansa pula dia bang. hihihihi😀

    Like

  3. Kalau ingin tercipta kedamaian di dunia ini…, kita tidak bisa berharap dari pihak lain.., Obama sekalipun bahkan…

    Di tangan kita kedamaian dunia ini bisa terwujud… Bukan besok.., atau lusa… Tapi sekarang !!!

    Like

  4. Suai.. Cerita yang menarik sekaligus memilukan. Saya juga kebetulan posting tema senada namun dalam perspektif berbeda. Obama adalah kepentingan yahudi..

    tanpa yahudi dia mmg mustahil jadi presiden di amrik.🙂

    Like

  5. Hmmm… Tulisan yang bagus, menarik sekali!
    Ada yang lihat tulisan tagline pas pelantikan Obama di Indosiar? Sangat dungu sekali stasiun tv itu, dia bilang, “Obama diharapkan dapat memimpin umat manusia di dunia!” Naudzubillah, sorri ya!

    Seandainya saja Obama ikut pilpres di Indonesia, dia mgk bisa terpilih jadi presiden indonesia … aduh! banyak loh yg ngefans sm obama di sini … hihihihihi🙂

    Like

  6. Di salah satu negeri pecahan unisovyet ada presiden yang namanya Islam Karimov yang kerjanya memberangus aktivis2 Islam di negaranya…nah ini namanya apa???

    namanya setan ngarang kali … hihihihihi😛

    Like

  7. Obama tidak akan membawa pengaruh apa-apa terhadap dunia Islam. Obama tak ada bedanya dengan pemimpin-pemimpin Amerika Serikat terdahulu, yang bengis, kejam, dan berusaha menghancurkan Islam. Karena mereka tidak akan pernah rela, Islam berjaya di bumi Allah ini.

    Bagaimana mau memperbaiki hubungan dengan dunia Islam, jika selama 23 hari agresi biadab yang dilakukan zionis Israel, Obama hanya berdiam diri dan bersembunyi di balik argumentasinya sendiri yang mengatakan bahwa ia tidak akan berkomentar sebelum dilantik sebagai Presiden AS.

    Like

  8. Obama Pasti membawa perubahan …! Pengen tau..?
    1. Iran akan terpuruk dengan isu Nuklirnya
    2. Indonesia semakin parah ekonominya
    3. Palestina semakin lumat ditelan Israel
    4. negara2 islam terpecah belah dengan isu terorisnya
    5. TAMAT karena Amerika kejatuhan meteor sebesar gunung semeru..apoooon …rasain lu…heheheheheheh

    Like

  9. Siapa saja yg ikut tepuk tangan pasti kawan2nya setan apa gitu wan ?
    klo gitu untung aku gak ikut tepuk tangan ..!

    hihihihi…sy blg kan setan yg tepuk tangan, bukan kawan2nya. hahahaha😛

    Like

  10. Pidato Obama tak menyinggung sedikitpun masalah Palestina. Nah lho?
    Di SD Menteng Jakarta bikin pesta tumpeng. Maksud lo?
    Obama hadiri sekitar 10 pesta dansa. Nggak penting!
    Bush pulang kampung ke Texas. Udahan mainnya Oom!

    Orang Indonesia ini sukanya ikut-ikutan. Sangat lebay (baca: berlebihan).

    Tapi ada sisi positif di pelantikan presiden AS yang bisa dicontoh kemaren muali dari gaya debat dan serah terima jabatan. Sang presiden yang baru, sang rival yang kalah, dan sang incumbent damai-damai aja saling berjabat tangan. KALAU DI KITA? MAINANNYA SAKIT HATI, gak mau ketemu lagi. Kampungan!!!

    ini memang bukan negara indonesia, ini kampung indonesia, ibukotanya di washington sana…🙂

    Like

  11. Amerika Latin, Korea Utara, Timur Tengah, Persia, dan Rusia. Akankah ada pola-pola interaksi hubungan internasional yang baru yang lebih menentramkan antara AS dengan mereka?

    mission impossible.

    Like

  12. yang jelas obama bukan bush. saat demokrat menang, seperti kemenangan clinton atas bush, dua periode clinton memimpin dunia agak damai. pilih obama atau cain? cain sudah 100% kelihatan dibela yahudi.

    yg jelas dua-duanya presiden the united states of america… hehehehe😛

    Like

  13. Berjuta harapan masyarakat dunia tertumpu pada obama bahkan entah antah berantah dengan keantusiasnya sebagian mungkin mengkultuskan sebagai “manusia setengah dewa” atau apalah sebutannya.
    seolah dapat menyelesaikan seluruh problematika yang dihadapi saat ini.
    Perhatian dunia sedang prihatin terhadap pembataian di Palestina dengan komando AS mudah mengalihkan perhatian pakai tangan besinya, gencatan diberlakukan sepihak tanpa memberikan jeda setelah puas memuntahkan seluruh amunisinya ke palestina jadi sudah cukup jelas.

    ===========>> A M E R I K A = I S R A E L <<============

    Obama dengan background/latar belakang berbagai perpaduan/predikat, sehingga leluasa dalam memberikan statement walau merugikan/menindas sekalipun diharapkan akan dimaklumkan, Resesi AS siap2 negara lainnya di dunia ini untuk menanggung berbagai konsekwensinya dalam berulah di Negara adidaya ini.

    Untuk indonesiaku dalam jelang Pemilu 2009 ini jangan ada yang mau diberi dana dari AS, akan berakibat berikutnya.

    AS sedang mencari mangsa / peluang sebanyak-banyaknya dalam moment pemanfaatan.

    SDA dan SDM yang telah mumpuni ini kenapa tidak berdikari saja, tidak usah bergantung – bangkitlah indonesiaku jangan menoleh orang lain yang tidak memberikan harapan solusinya.

    jangan mau bermental inlander! selamatkan indonesia!

    Like

  14. Selama Poleksosbudiptekinfomed AS dikuasai Yahudi Israel, ya begitu lah AS akan tetap demikian.

    Kebenaran menjadi absurd ketika dibungkus oleh permen manis bernama Hak Asasi Manusia, kebebasan, Humanisme Liberal, pluralisme, hedonesime, kapitalisme, sekulerisme, kesetaraan gender, feminisme, semua terasa indah dan terasa pahlawan. Yang haq pun menjadi buram dibalut kebathilan yang terkesan mengharukan dan indah…

    Like

  15. Disalah satu negara balkan yang bernama UZBEKISTAN bercokol seorang presiden diktator bernama ISLAM KARIMOV. Amerika Serikat mendukungnya,mempertahankan kedudukannya demi kepentingan2 tertentu menahan pengaruh Rusia di AsiaTengah. Nama lengkapnya Islam Abduganiyevich Karimov atau kita alih bahasakan menjadi Islam Abdulgani Karim,nama yang indah dan mulia untuk seorang lelaki.
    Tapi apa yang dilakukan presiden ini jauh dari kata mulia,pemerintahannya melakukan pemberangusan atas gerakan-gerakan Islam di Uzbekistan, sebagian dijatuhi hukuman penjara, sebagian lagi hilang tanpa berita.Islam Karimov juga memerintahkan pengadilan menghukum mati dua pemimpin gerakanIslam Tohir Yo’Idosh danJuma Namangani dalam sebuah pengadilan in absentia. bahkan kakitangan Islam Karimov menyuntikkan virus HIV ke dalam para tubuh para tahananyang masih melakukan SHOLAT dan menolakmeminta pengampunan padanya.
    Steve Crawshaw-Direktur Human Rights Watch London memberikan keterangan “Polisi2 rahasia Uzbekistan menggunakan sengatan listrik,penyiksaan dan perkosaan untuk memaksa tahanan memberikan pengakuan. Di Uzbekistan, tangan2 tidak berkuku menjadi ciri khas para lelaki, sebab mereka telah disiksa oleh rezim Karimov.

    berarti sama saja dengan SBY, beragama islam tapi tak berpihak sama Islam dan umat Islam.🙂

    Like

  16. Don’t worry. Allah is watching. There will be time for the Palestinians to have their land back from setan. Ameen

    amin.

    Like

  17. hehehehehe udah tahu setan masih aja diharepin …mantap banget mas…

    tadinya mau mohon ijin ngelink eh pas cek ternyata dah lama nongol link nya di saya….

    iya, di sini juga udah lama bang.🙂

    Like

  18. INDONESIA harusnya berani dan mandiri. Lihatlah negara-negara yang tegap bersahaja meski mereka tak semakmur Amerika-Israel, tapi mereka terhormat!

    Top 10 negara-negara yang berani dan mandiri, tak memohon pada Amerika-Israel:

    01. IRAN
    02. VENEZUELA
    03. KUBA
    04. KOREA UTARA
    05. FED. RUSIA
    06. BOLIVIA
    07. EKUADOR
    08. REP. RAKYAT CHINA
    09. MEKSIKO
    10. MYANMAR

    Bagaimana Bang?

    saya setuju. sebetulnyakan ini bukan masalah memohon atau tidak pada amerika atau israel. melainkan martabat kebangsaan yang seharusnya sama-sama sederajat tanpa ada satu bangsa dan negara lain yang lebih tinggi atau yg lebih rendah. tapi penjajahan model baru memang lebih dahsyat. indonesia sudah dijajah dan tak pernah sadar kalau sedang dijajah.🙂

    Like

  19. Ada satu sisi positif dari perhelatan pelantikan Obama kemarin:
    1. Sang presiden terpilih dan rival politik adem ayem tidak main sakit hati seperti di negeri kita.

    2. Sang presiden dan incumbent proses serah jabatannya adem-ayem tidak konflik apalagi mendatangkan massa bayaran.

    3. Rakyat banyak yang mendukung dan menghormati presiden terpilih mereka.

    4. Para mantan kepala negara yang masih hidup berkumpul bersama menghadiri pelantikan. Lha di kita? Maaf saya sibuk nggak ada waktu atau maaf saya ndak bisa mau ini itu (baca: sakit hati dibawa samapi ke lubang kubur, cape deh…)

    TAPI jangan euforia, Obama hanyalah Obama, selama Israel masih menguasai poleksosbud AS, ya begitulah adidaya yang liberal dan sewenang-wenang walau dibungkus dengan HAM, tetep aja malah membuat yang haq menjadi buram dan yang bathil menjadi indah dipandang.

    politikus amerika jauh lebih pandai dari yg di indonesia, sehingga konflik itu tak akan kelihatan kasat mata di permukaan. Dalam riil politik yg ditunjukkan oleh sejarah amerika, tidak ada orang yang akan pernah menerima kekalahan. Perang sipil, diskriminasi ras, terbunuhnya Kennedy, penembakan Reagen, kasus Iran Contra, watergate, skandal seks Clinton dst dst, semuanya adalah peristiwa politik di Amerika yg mempertontonkan bahwa Amerika adalah contoh paling buruk dalam demokrasi.🙂

    Like

  20. Percikan panas pada awal statment yang digulirkan oleh pengagum berat dari sebagian dunia ini yaitu OBAMA.

    Indonesia secara berkesinambungan melakukan aksi kemanusiaan peduli Palestina silih berganti dan menggalang dana yang tidak mudah karena dengan berbagai pengorbanan juga. Namun harapan bersambut pada dunia dalam keprihatinan di pupuskan langsung oleh Obama yang notabene pernah tinggal di Indonesia sungguh tragis.
    Menyakitkan sekali terang-terangan secara langsung menampar pipi bagi yang peduli dan penyumbang dana bukannya simpati dengan upayanya yang gigih itu,……………..ironisnya pernah tinggal di indonesia seharusnya ada pertimbangan tetapi tidak demikian bahkan seolah buta/tidak peduli.

    Inikah harapan dari Obama yang mengerti bahasa indonesia ?????

    Like

  21. Trik agama, selalu melabel pihak lain / musuh sebagai setan. Dulu kekristenan juga begitu, yang menentang dan yang dicurigai dibilang sebagai setan, witch or at least terlibat dalam witchcraft. Hasilnya mereka semua dibakar hidup2, dipenggal atau dirajam.Yahudi ultra orthodox juga begitu, Palestina dibilang sebagai setan. Islam kalau mau maju harus mau menerima tawaran Obama pada interviewnya terakhir dengan sebuah TV dari Arab Saudi, bahwa arah pemerintahannya sudah berubah. Tidak lagi seperti Bush, dan bersedia duduk bersama pemimpin2 Timur Tengah.

    Kalo dikit2 bilang setan, yah pantes perang terus. Karena pemikirannya setan gak bisa diajak berunding, harus dibasmi. Padahal Amerika itu ada minimal 1 juta umat Islam, dan bangsa Israel itu orang2 yang berdarah Arab / non-Yahudi ada sampe 6 %.

    Setan itu bukan trik agama. Hampir semua agama menyatakan hal yang sama soal “setan”. Jadi setan itu bukan “bid’ah” atau yang diada-adakan, tapi dia memang ada. Jangan lupa pula, kata setan itu juga muncul dari orang nomor satu di Amerika dulu, George Walker Bush Jr. Dia memasukkan Iran dan Korea Utara sebagai “POROS SETAN”. So, Amerika ya memang begitu itu, gara-gara orang laen bisa bikin nuklir, terus dianggap setan. Ngaco gak itu!

    Tidak ada yang berubah dari Obama. Toh dia tambah pasokan tentara ke Afghanisthan sampai 30 ribu pasukan. Dan, apa katanya, “in the name of democracy…” Lha kok menyebarkan demokrasi pake tentara dan senjata toh, gimana ini?

    weleh-weleh ….😀

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s