Raswin, Singkat Saja


raswin hasibuanKalimat ini belum tentu benar: Raswin adalah Kartupat dan Kartupat adalah Raswin. Tapi, dia adalah salah seorang di antara lima orang yaitu M Nasir Harahap, Baijuri, Burhanuddin Nasution, Isman MS dan dia sendiri, ketika memulai membuka Kartupat, 4 Juni 1976 silam.

Kartupat merupakan akronim dari Karang Taruna Pulo Brayan Darat dan pertama kali mentas di Balai Desa kelurahan Pulo Brayan Darat II. Ia salah seorang yang membesarkan Kartupat dan Kartupat pula yang turut andil membesarkan namanya.

Raswin berteater sejak tahun 1967 di Desa Pulau Brayan Darat II Medan yang waktu itu terkenal dengan kelompok Anak Jemadi. Ia main sebagai Gunarto dalam Ayahku Pulang karya Almarhum Usmar Ismail dan sebagai Abu Djahal dalam “Timadhar” karya M Yunan Helmi Nasution. Pementasan tersebut diulang kembali pada acara perpisahan di sekolahnya SMA Medan Putri (1969).

Naskah-naskah yang pernah dimainkan antara lain Malin Kundang, Zat, Aduh, Edan, Yang Damar Wulan, Gerr, Oglo-oglok, Balada Marlina, Misteri Rumah Tua, Kamar 05, Tok tok tok, Opera Jaka Tarub, Malam Jahanam, Keropos. “Yang paling berkesan adalah Tok tok tok dan Kropos. Di Kropos saya harus main selama empat jam,” katanya dulu.

Periode 2000-an, Raswin lebih senang mengangkat cerita rakyat negeri sendiri. Di antaranya, Malin Kundang, Joko Tingkir, Abu Nawas, Ande-ande Lumut, Bawang Putih Bawang Merah, Timun Emas dan Sakerah. Dulu ia diidentikkan dengan “Malam Jahanam” (Iwan Simatupang). Pementasannya dilakukan keliling di beberapa kelurahan di Medan, Pantai Cermin, dan Tebing Tinggi.

Ia mencetus kelompok Teater Serumpun (1985) dan Malam Renungan serta diangkat sebagai Ketua FKT-SU (1989 – 1992). Ia pernah dipercaya sebagai Ketua III Dewan Kesenian Medan (DKM) (1994), Ketua I Dewan Kesenian Medan (2001) dan Sekretaris Umum Ikatan Seniman Sumatera Utara (ISSU) (1998).

Ia juga pernah bergabung dengan Nano Riantarno di Hotel Tiara dalam pementasan Sampek Eng Tay, dan pernah ikut bermain sinetron Cintaku Terhalang Tembok di SCTV bersama Alex Komang, Butet Kertarejasa, El Manik, Didi Petet, Ratna Riantarno dan Olga Lidia.

Tahun 1974 ia menggabungkan diri dengan Teater Sakuntala Medan pimpinan Tengku Najib Bahadur dan Burhanuddin Nasution. Dan dua tahun kemudian, 4 Juni 1976 bersama M Nasir Harahap, Baijuri, Burhanuddin Nasution, Isman MS, ia mendirikan Teater Kartupat, yang berdiri sampai sekarang.

Sejak 2001, Raswin dan Kartupat menjalin kerjasama dengan Fakultas Sastra UISU. Raswin sekarang juga sebagai Koordinator Latihan Anggota Fakultas Sastra UISU. Namun, workshop teater dilaksanakan sejak tahun 1985 sampai sekarang, juga dalam bentuk pementasan. Misalnya seperti Pergelaran Sandiwara Lesehan, Gelar Baca Cerpen, Latihan Basis Teater program UISU (2001) serta mengarap siswa/siswi SMU di Medan dalam Parade Teater Sekolah di sanggarnya (2002). “Kadang sudah seperti sebuah rutinitas,” katanya.

Kini, setelah sakit menderanya, ia menyusul almarhumah istrinya, Dra Aida Mahmun, dan meninggalkan seorang putri yang juga berkesenian, Sisca. “Telah bersatu dia dengan Aida dan bertepatan tanggal 28 Mei juga hari wafat Arifin C Noer, 13 tahun yang lalu,” tulis Jajang C Noer dalam sms yang diterima A Rahim Qahhar. Selamat Jalan Tuan Kondektur…(*)

4 thoughts on “Raswin, Singkat Saja

  1. salam kenal dari bandung
    apa beliau punya karya-karya dalam bentuk buku kepingin beli apa ada di gremedia di bandung

    setau aku belum.

    Like

  2. Teater Kartupat tak akan kulupakan, banyak kenangan yang lahir dari sana ketika aku magang bersama anak PBSI FKIP UISU Medan sekitar tahun 2004 – 2005.
    Semoga Almarhum Pak Raswin Dan Ibu Aida di terima Alah disisiNya dan di tempatkan di tempat yang sebaik -baiknya.

    Like

  3. innalilahi wa innailaihi rojiun.
    selamat jalan pak raswin……..
    saya haris kurniawan yang lebih dikenal dengan nama athros di kartupat dari sma negeri 7 medan tahun 2002 yang pernah bermain teater di kartupat dalam pementasan malin kundang millenium…
    banyak kenangan yang tak terlupakan selama di kartupat dulu……
    terima kasih pak raswin…
    semoga allah memberikan tempat terbaik disisinya……….

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s