Mahasiswa Pun Ditangkapi


Tadi malam, mahasiswa Medan ditangkapi di Simpang Glugur, Kota Medan. Mereka dibawa ke Poltabes Medan. Polisi bertindak sangat keras karena aksi yang mereka lakukan dalam rangka menolak kenaikan BBM itu sendiri berlangsung damai dan tidak melanggar ketertiban umum. Di antara mereka, ada yang berasal dari almamaterku, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Aku haru, bangga dan hormat kepada mereka. Mereka bakal menjadi saksi dan pelaku sejarah. Salut…!!!!!!

 

Tapi, polisi memberangus paksa, menendangi dan menggelandang mereka ke Poltabes Medan seperti laiknya tersangka penjahat perang.

 

Padahal, polisi itu sendiri pun merupakan pihak yang juga terkena imbas paling buruk dari kenaikan BBM. Berapa gaji mereka? Untuk golongan III, sekitar Rp 1,5 Juta plus tunjangan. Tapi itu pun tergantung masa tugas. Anak-anak mereka pun pasti ada yang masih kuliah, sekolah dan mereka pun bakal terpukul karena kenaikan harga gila-gilaan yang sebentar lagi menerpa.

 

Apa alasan mereka? Tugas dari Komandan! Komandan tak pernah salah, dan bila salah, kembali ke aturan pertama. Atasan punya aturan yang dilegalkan undang-undang, yaitu ankum alias atasan yang berhak menghukum.  Siapa komandan para komandan? Presiden.

 

Alat negara kita, tentara dan polisi, tak akan bisa bilang tidak pada Presiden. Sesalah apa pun dia. Karena kalau mereka melawan, mereka akan dituding kudeta, atau minimal dijebloskan ke penjara.

 

Tak ada kata seharusnya bagi para aparat. Mereka punya nurani tapi mereka juga punya senjata.

4 thoughts on “Mahasiswa Pun Ditangkapi

  1. jd… mau jd siapa dan seperti apa dirimu skrng bang??/
    kembali menjadi mahasiswa yg selalu teriak? jd polisi yg punya senjata ? komandan yg selalu benar? atau presiden yg punya kekuasaan terhadap UU??

    will see.

    Like

  2. salam militan dari bandung
    aku, puang cahaya dewa bakka mattaliu yang berhati singa bermata elang, tidak takut mengatakan kebenaran walau seribu santet minakam jantungku.

    aku suka membaca blog anda, ternyata anda juga peduli dengan orang-orang yang di miskinkan secara struktural
    teruslah berpikir merdeka karena hidup ini tidak mudah..

    bagaimana kalau polisi dan tentara di ganti saja menjadi pramuka agar mereka lebih santun berprilaku

    aku juga suka gaya anda memperkenalkan diri.😀 biasanya, pembina pramuka itu kalau tidak polisi ya tentara.

    Like

  3. Bah…. Betul itu aksi damai bro?

    kalau betul itu aksi damai, polisinya benar-benar biadab donk. Koq arogan gitu.
    Inilah sebabnya kalau masuk polisi harus menghabiskan berpuluh-puluh juta, yang lulus kebanyakan adalah orang yang punya uang dan otot, walaupun tidak punya otak dan perasaan.
    Begini rupanya cara melayani masyarakat😛

    Mantap blognya Bro

    itu aksi damai. ah..mantapan situs awakla ndo…😀

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s