Tahun Baru 1429 Hijriah


bulan sabitDi penghujung tahun ini, Soeharto sakit parah. Banyak yang mendoakan, banyak pula yang tak simpati. Para dukun menganalisis, umurnya tak lama lagi. Banyak yang memasang kuping, mendengar isu terbaru soal kesehatan Soeharto.

Namun, di penghujung tahun ini pula, di kota Medan, tak tampak ramai. Biasanya, sang walikota, Abdillah, membuat zikir akbar. Lapangan Merdeka akan penuh sesak orang berbaju putih yang datang dari seluruh penjuru kota.

Tapi zikir yang dilakukannya setiap tahun itu, memang tak bisa “menipu” Tuhan. Allah Maha Tahu akan tetes air mata yang banyak dikeluarkan setiap anak manusia ketika berzikir. Abdillah, nama yang berarti hamba Allah itu, harus tidur di ruang tahanan karena praktek korupsi. Walau belum putus di pengadilan, kekuasaan memang ada waktunya. Saya tak tahu skenario apa yang sedang dijalankan Tuhan.

Di Medan juga, Ketua PP Muhammadiyah, Dien Syamsuddin, bicara panjang lebar soal etika, persaudaraan dan masa depan Islam. Di depannya, sewaktu ia bicara, umat dari organisasi Aisyiah, organisasi ibu-ibu Muhammadiyah, menangis, meraung dan marah ketika berdemonstrasi soal penyelewengan aset dan korupsi di Muhammadiyah Sumut.

Aktivis mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumut (UMSU) yang garang pun, harus berhadapan kembali dengan ganasnya kekuasaan ala Orde Baru. Luar biasa sungguh, pembelaan Dien terhadap koleganya di KNPI dan Golkar, Bahdin Nur Tanjung.

Tiga perkara ini, membuat Tahun Baru 1429 Hijriah, diselimuti awan hitam yang tebal. Di pelosok daerah, propinsi atau pun negara lain, mungkin saja langit bersih tak berawan. Tapi tidak di sini. (*)

* * *

fotohttp://www.astronomes.com/i8_solaire/uranus.jpg

4 thoughts on “Tahun Baru 1429 Hijriah

  1. ya…selamat tahun baru…
    buat penulis…sebaiknya anda berhenti sejenak untuk menulis yang berat-berat…
    tahun baru segarkan pikiran dengan tulisan yang menghangatkan hati dan memacu semangat dong..jangn yang menggugat orang aja…:)
    bravo…..

    Like

  2. @ Dekisugi: happy new year…🙂

    @ lady viola:🙂 ah kayak soekarno aja, Indonesia menggugat, tangan saya kecil dan cuma dua pula…jd br itu yg bisa dilakukan. tp nasehat ini sangat-sangat berharga…terima kasih ya🙂

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s