Konflik PAN Sumut, Kamal Lengserkan Ibrahim


Medan- Keputusan rapat pleno DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Sumatera Utara pada Selasa (10/12) lalu berbuntut panjang. Ketua dan Sekretaris Fraksi yang lama, Ibrahim Sakty Batubara dan Parluhutan Siregar, dilengserkan dan diganti oleh Kamaluddin Harahap (yang juga merangkap sebagai Ketua DPW PAN Sumut) dan Isfan Fachruddin.

Seperti diketahui, rapat pleno memutuskan mengusung Herry W Marzuki dan H Syamsul Arifin SE sebagai bakal calon gubernur (balongub) Sumut periode 2008-2013.

Gencar diisukan, hal ini merupakan lanjutan rivalitas Kamaluddin versus Ibrahim selama ini di tubuh PAN sumut. Kamaluddin mengelus Ali Umry sebagai balon gubsu dari PAN, sedangkan Ibrahim lebih mendukung Syamsul Arifin.

Kamaluddin pun melancarkan serangan balasan ke kubu Ibrahim pasca kekalahan telaknya di rapat pleno kemarin. Gayung bersambut, kubu Ibrahim pun menggugat putusan Kamaluddin dan Subandi (Sekretaris DPW PAN Sumut) tersebut.

Wakil Ketua DPW PAN Sumut H Adi Munasip, Muslim Simbolon dan Suhadi (Wakil Sekretaris), yang merupakan para “hulubalang” Ibrahim, kepada wartawan di Medan, Kamis [13/12] lalu menyebutkan, pergantian pimpinan Fraksi PAN DPRD Sumut merupakan buntut dari tersingkirnya calon yang sebelumnya digadang-gadang para petinggi DPW PAN Sumut untuk dimajukan sebagai cagub. “Karena dinilai tidak loyal dalam mengamankan calon yang sejak awal dijagokan Ketua dan Sekretaris DPW PAN Sumut, sejumlah pengurus harian dan fraksi partai merasakan getahnya. Tidak hanya mendapat ancaman pemecatan, pergantian fraksi pun dilakukan secara mendadak,” katanya.

Menurut Adi, Ibrahim dan Parluhutan merupakan orang pertama yang merasakan dampak dari kekalahan “jagoan” petinggi DPW PAN Sumut. “Kamaluddin kalap, semua pengurus harian partai dan fraksi diancamnya. Padahal ini adalah buah permainannya sendiri. Dia sendiri yang mengatakan rapat pleno PAN Sumut, apa pun hasilnya, harus bisa diterima walaupun pahit. Kenapa dia sendiri yang tidak siap jika jagoannya kalah. Berarti dia munafik dan sebagai ketua dia semestinya komit,” ujar Munasip.

Sebelumnya, diisukan gencar kalau Kamaluddin Cs tidak hanya membawa 2 nama hasil pleno tapi 5 nama sekaligus yaitu HM Ali Umri, Syamsul Arifin SE, Herry W Marzuki, Chairuman Harahap, dan Bahdin Nur Tanjung.

Menurut Muslim Simbolon, seluruh kader dan simpatisan partai juga diajak untuk berbohong dengan melanggar keputusan yang sudah disepakati, yakni bahwa calon yang akan dibawa ke DPP hanya dua nama. “Di bawah ancaman pemecatan, ia paksakan harus lima nama yang diajukan ke DPP PAN,” katanya. (*)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s