Chairuman Versus Rudolf di PDI P Sumut?


Medan-Mendaftarnya Rudolf M Pardede sebagai balon Gubsu di PDI Perjuangan Sumut membuat bursa di partai ini semakin panas. Disebut-sebut, Rudolf bakal berkutat ketat dengan Deputi Menkopolhukkam RI, Chairuman Harahap.Chairuman Harahap

Semula, tanpa keikutsertaan Rudolf, Chairuman diperkirakan bakal “menang mudah” di PDI P. Pasalnya, Chairuman diisukan lebih mengkonsentrasikan perahunya di PDIP setelah kandas di Golkar Sumut. Secara historis, dulu sewaktu pilgubsu tahun 2003, Chairuman justru “berperang” dengan PDIP yang waktu itu mencalonkan paket HT Rizal Nurdin-Rudolf Pardede. Menariknya, Chairuman dulu justru maju dari Partai Golkar.

Dari segi ketokohan, saat ini Chairuman merupakan tokoh “senior” di antara sosok lainnya yang maju. Imejnya merupakan saingan berat almarhum Rizal Nurdin semasa hidupnya, yang dibuktikan dengan tipisnya kemenangan Rizal Nurdin pada pemilihan Gubsu pada 2003 lalu. Padahal, waktu itu Rizal Nurdin merupakan sosok nomor satu yang paling disegani di Sumut. Posisinya saat ini yang sebagai Deputi Menkopolhukham RI semakin kuat dengan jabatannya sebelumnya sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sumut.

Rudolf memang menjadi penantang serius Chairuman. Pasalnya, selain posisinya saat ini sebagai Ketua PDI P Sumut, Rudolf juga mempunyai kemampuan ekonomi yang cukup mapan. Selain itu, posisinya saat ini yang sebagai Gubsu hingga 2008 menjanjikan potensi jaringan pemerintahan yang tidak main-main.

Namun, kelemahan Rudolf pun bukan tak serius. Walau kasus ijazahnya sudah di SP3-kan kejaksaan, hal ini sendiri sempat diributkan ketika ia mendaftar di PDI P kemarin. Kalaupun Rudolf dicalonkan oleh PDI P, bisa dipastikan lawannya akan menyerang Rudolf dengan isu ijazah. Apalagi, pengalamannya di pemerintahan justru dipenuhi dengan anekdot-anekdot yang bisa meruntuhkan kredibilitasnya.

Faktor lain yaitu isu SARA. Kemungkinan besar, isu agama menjadi wacana paling keras yang bakal diterima oleh Rudolf.

Kasak-kusuk yang terjadi politik Sumut menyebutkan, PDI P Sumut menyediakan perahu paling solid menjelang pilgubsu 2008 mendatang. Soalnya, hanya PDIP-lah yang hingga saat ini diberitakan tidak mengalami perpecahan secara nyata dipermukaan. (*)

8 thoughts on “Chairuman Versus Rudolf di PDI P Sumut?

  1. 🙂 thanks jonny. Sudah kutinggalkan komen ku..,kl berkenan ya diaprove, hehehe…

    sering-sering kemari, n bilang yg laen dong ….🙂

    Like

  2. jangan pilih chairuman, beliau adalah mafia peradilan, banyak koruptor yang ditolong dengan memerasnya, semoga PDIP sebagai partai yang semakin populer dapat memikir ulang dalam mengusung beliau

    Like

  3. woi bung silaban, kl cerita pake bukti. faktanya banyak koruptor yang lari pas dia menjabat kajati kok. ato sodara bang silaban ini yg koruptor, jadi takut kalo bang ruman yang naek. ngaku aja

    Like

  4. @ silaban: Saya gembira, Anda cukup sopan, menyarankan jangan memilih tapi memakai kata “beliau”. Mudah-mudahan pemerintahan indonesia ini bisa lebih sehat dengan orang-orang seperti Anda. Bgmnpun, kita serahkan sama PDIP saja. Tentu mereka punya hitungan teknis dan politis bila mengusung Chairuman.🙂

    @ pardede: korupsi musuh besar bangsa, dan semua orang mesti memeranginya. termasuk bila jago dukungan Anda, Chairuman, terpilih sbg gubernur.🙂

    Like

  5. Sebaiknya memang lebih pantas chairuman jadi gubernur sumut.jelas dia orang yg bersih dari korupsi dan mempunyai pendidikan yg tinggi yg selayaknya dimiliki seorang pemimpin. islam dan menjalankan syariat.dan ia mampu memimpin keluarganya dg sangat baik.cukup berpengalaman baik dalam organisasi kemahasiswaan maupun memimpin dalam jajaran kejaksaan.Bijaksana dlm mengambil suatu keputusan dalam hal apapun.ramah dan supel.kita tidak memerlukan pemimpin yg modalnya banyak duit saja tetapi pemimpin yg dapat memberikan peluang uang atau pekerjaan untuk masyarakatnya.memberikan rasa nyaman hidup dan mendapat pendidikan.saya rasa hanyadidapatkan dari seorang yg berpendidikan,islami,bijaksana dan mengerti masyarakat kecil.YAITU CHAIRUMAN Hrp. SATU – SATUNYA YG PANTAS & LAYAK MEMIMPIN SUMUT 2008 – 2013.

    Like

  6. CHAIRUMAN VS RUDOLF bila kita berandai-andai ini ibarat sepak bola CHAIRUMAN itu duduk di liga itali seri A sedangkan RUDOLF duduk di liga indonesia divisi satu…jd dri segi kualitas skill dan teknis sangat lah jauh kalau mau di laga dan dinilai secara objectif. …ini fakta dan sudah menjadi rahasia umum :scara kualitas rudolf tdk educated…scara skill dan teknis rudolf hanya mengandalkan UANG…jd kesimpulan nya setiap mau bertanding harus suap sana suap sini untk mendapat respon wasit dan hakim garis jd klau mau gol yaaaaah hrus bnyak tabur la…klau udah begini critanya sbagai komisi pertandingan PDIP BISA DILEMPARI PENONTON….YA GAK!!!!!!

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s