Sebutlah

Kalian menyebutnya Adam, kami juga memanggilnya Adam Tapi bukan Enoch melainkan Idris Bukan Noah tapi Nuh Bukan Eber tapi Hud Bukan Salah tapi Saleh Bukan Abraham tapi Ibrahim Bukan Lot tapi Lut Bukan Ishmael tapi Ismail Bukan Isaac tapi Ishak Bukan Jacob tapi Yakub Bukan Joseph tapi Yusuf Bukan Job tapi Ayyub Bukan Ezekiel tapi… Read More Sebutlah

Kurban dan Cinta

Sewaktu kecil, guru mengaji kita mengajari hal-hal penting berkaitan dengan hewan qurban. Satu yang terpenting, hewan itu tak boleh sakit. Beliau menekankan soal kesempurnaan hewan qurban. “Masak kau beri orang-orang dengan hewan yang sakit? Kau mau makan daging yang ada ulatnya? Pilihlah yang bagus hewan yang akan kau kurbankan,” begitu kata beliau. Islam mengajarkan soal… Read More Kurban dan Cinta

Muhammad Amien Rais: Supaya Indonesia Tidak Runtuh

Konferensi Pers “Supaya Indonesia Tidak Runtuh” Yogyakarta, 3 September 2015 Supaya Indonesia Tidak Runtuh M Amien Rais Hakekatnya, ada dua bangunan yang paling penting bagi setiap negara, yaitu bangunan ekonomi dan bangunan politik. Bila kedua bangunan itu kuat dan tangguh, negara menjadi kuat dan kenyal menghadapi setiap tantangan yang ingin menghancurkan negara, baik dari kekuatan… Read More Muhammad Amien Rais: Supaya Indonesia Tidak Runtuh

Jajah

Salah satu tafsir dalam sejarah menunjuk Napoleon Bonaparte, Kaisar Perancis, sebagai pembawa alam “modern” ke dunia Timur sewaktu dia datang ke Mesir pada akhir abad ke-18, 1798. Persenjataan tentara Napolean difasilitasi oleh mesin dan teknologi baru yang sama sekali belum dijamah oleh “Timur”; Timur masih menghunus pedang, Barat sudah mengokang senapan. Dengan pedang, Anda mesti… Read More Jajah

Presiden Anda

Ini menyangkut kriteria, tentang apa yang saya inginkan dari orang yang memimpin atau bakal menjadi presiden. Karena itu, sifatnya personal. Dia harus lebih dari segala apa yang ada pada saya. Satu pengecualian yang bisa saya terima adalah hartanya. Dia boleh lebih miskin dari saya. Tapi soal kemampuan intelektual, martabat, kharisma, gaya bicara, visi, trackrecord, kapabilitas… Read More Presiden Anda

Sehelai

Apa artinya sehelai kertas bagi manusia? Bagi para pecinta, sepucuk surat dari kekasih laksana kekasihnya itu sendiri. Dia tidak hanya terdiri dari susunan kata dan kalimat, melainkan juga sosok si kekasih. Tidak hanya di dunia imajinasi si penerima surat tapi juga di dalam jiwanya. Maka dia akan sumringah ketika Pak Pos mengetuk pintunya dan mengantar… Read More Sehelai

Terasing di Negeri Sendiri

Di jalanan lintas Sumatera, jejeran beberapa perkebunan kelapa sawit berdiri tegak. Seakan bersikap mengawal perjalanan, mereka menghujam tanah yang dulu dimerdekakan orang-orang yang kebanyakan tak ditulis dalam buku-buku sejarah. Sebagian kecil saja milik anak-cucu-cicit mereka. Dari jalan perkebunan, keluarlah truk-truk pengangkut sawit meninggalkan pekerja perkebunan dan warga sekitar yang tak kunjung makmur. Definisi kaum sejahtera… Read More Terasing di Negeri Sendiri

Romansa Mahasiswa

Saya teringat Soe Hok Gie. Beberapa orang mengatakan dia adalah legenda dalam pergerakan mahasiswa Indonesia. Dia sudah mirip ikon. Kata-katanya sering dikutip dan dia banyak dijadikan semacam role model bagi mahasiswa. Bayangkanlah betapa idealnya dia sebagai mahasiswa: dia belajar, tekun, suka membaca, tapi juga suka naik gunung dan tak lupa pacaran! Bahkan, wafatnya pun ketika… Read More Romansa Mahasiswa

Ilmu

Rachel Weisz adalah seorang perempuan cantik yang memerankan Hypatia dalam film Hollywood, Agora. Hypatia hidup di Alexandria, Mesir, pada waktu kawasan itu dikuasai oleh imperium Romawi. Dia seorang neoplatonis, menghidupkan dan menjadi pemimpin sekolah neoplatonik di Mesir: sebuah sekolah filsafat dan sains dan bukannya mistis ataupun theologi. Hypatia ahli di bidang filsafat, matematika, dan astronomi.

Satir

Penyair Khairil Anwar menulis bait yang perih ketika neneknya meninggal dunia: duka maha tuan bertahta. Nenek Khairil adalah orang yang memeliharanya sedari kecil. Seorang nenek atau kakek memang sering diceritakan memanjakan para cucunya. Perih. Tapi, kita mungkin tak sama menafsir atau merasa apa yang tertulis di kalimat itu. Adakalanya suasana ataupun konteks pembaca ketika melihat… Read More Satir

Berlalu

Stephen Hawking, fisikiawan teoritis paling terkemuka saat ini, pernah berujar sederhana. Ketika Anda dapat melihat sebuah bintang, maka sebenarnya Anda sedang memerhatikan masa lalu. Dalam bukunya A Brief History of Time, yang disebut memakai bahasa “mudah” karena itu “bisa” dipahami oleh orang awam (bandingkan dengan bahasa artikel ilmiah dalam jurnal), dia berargumen, suatu benda dapat… Read More Berlalu

Kurban, Karib, Akrab, Kerabat

Burung-burung terbang berkeliling di bawah awan pada Sabtu pagi kemarin; Idul Adha. Ada semilir angin, ada jamaah, ada khatib dan pastinya ada podium. Dari podium, terdengar hal yang sederhana; kata Qurban menjelma dalam bentuk kata yang lain karib, akrab dan kerabat. Perubahan bentuk kata itu juga menandaskan bahwa kata “qurban” memang mengamanatkan kedekatan dalam bentuknya… Read More Kurban, Karib, Akrab, Kerabat

Tanda

Dalam Al-Quran, tanda disamakan ayat. Bahasa Indonesia sudah lama menyerap kata “ayat” ini dan kadang-kadang dia tak langsung disamakan dengan kata “tanda”. Dalam bahasa Inggris, tanda diterjemahkan dengan “sign”. Dalam kamus Oxford, disebutkan, “sign” sebagai objek yang menunjukkan adanya kemungkinan atau terjadinya sesuatu yang lain. Semacam ada hubungan kausal (sebab-akibat) antara satu fenomena dengan yang… Read More Tanda

Poligami dan Substansi Agama dalam Negara

Alkisah, sebuah pemerintahan dinilai steril dari yang namanya agama. Agama mempunyai ranahnya sendiri dan negara-pemerintahan adalah ruang yang lain. Ini dasar dari sekulerisme, ada negasi antara yang sakral dan profan. Dia dibuktikan secara struktural. Agama tidak mendasari hukum negara, demikian juga hukum negara tidak berhak mengatur kehidupan dan syariat agama. Laiknya himpunan, pada dasarnya dia… Read More Poligami dan Substansi Agama dalam Negara

Demokrasi?

Seperti lebah. Sarangnya begitu teratur, sebuah heksagon yang saling berdampingan. Ketika mereka mencari makan di luar, di kumpulan bunga-bunga, tak ada keributan yang terjadi. Mereka tak perlu ajaran soal antri. Tak ada pula kecemburuan ketika seekor lebah mendekati bunga yang sangat cantik dan berhasil memproduksi madu yang begitu banyak. Tidak ada yang merasa tidak adil… Read More Demokrasi?

Mimpi Rakyat Sejahtera

Orang Indonesia punya mimpi; sejahtera. Tidak muluk-muluk sebenarnya. Sudahkah itu terealisasi? Sebagian. Sebagian ini pun mesti diperpanjang lagi debatnya; masih sebagian kecil dan bukannya sebagian besar. Kalau ceritanya adalah masih sebagian kecil saja yang sejahtera, maka sudah terjadi kesenjangan ekonomi dalam skala yang cukup masif. Dan itu berarti mimpi belum terealisasi.