Romansa Mahasiswa

Saya teringat Soe Hok Gie. Beberapa orang mengatakan dia adalah legenda dalam pergerakan mahasiswa Indonesia. Dia sudah mirip ikon. Kata-katanya sering dikutip dan dia banyak dijadikan semacam role model bagi mahasiswa. Bayangkanlah betapa idealnya dia sebagai mahasiswa: dia belajar, tekun, suka membaca, tapi juga suka naik gunung dan tak lupa pacaran! Bahkan, wafatnya pun ketika dia sedang berada di puncak gunung. Lengkap benar deskripsinya.hhh Continue reading “Romansa Mahasiswa”

Romansa Mahasiswa

Ilmu

deserttRachel Weisz adalah seorang perempuan cantik yang memerankan Hypatia dalam film Hollywood, Agora. Hypatia hidup di Alexandria, Mesir, pada waktu kawasan itu dikuasai oleh imperium Romawi. Dia seorang neoplatonis, menghidupkan dan menjadi pemimpin sekolah neoplatonik di Mesir: sebuah sekolah filsafat dan sains dan bukannya mistis ataupun theologi. Hypatia ahli di bidang filsafat, matematika, dan astronomi. Continue reading “Ilmu”

Ilmu

If This Is a Man

by Primo Levi

You who live safe
In your warm houses,
You who find, returning in the evening,
Hot food and friendly faces:

Consider if this is a man
Who works in the mud,
Who does not know peace,
Who fights for a scrap of bread,
Who dies because of a yes or a no.
Consider if this is a woman
Without hair and without name,
With no more strength to remember,
Her eyes empty and her womb cold
Like a frog in winter.

Meditate that this came about:
I commend these words to you.
Carve them in your hearts
At home, in the street,
Going to bed, rising;
Repeat them to your children.

Or may your house fall apart,
May illness impede you,
May your children turn their faces from you.

* * *
Continue reading “If This Is a Man”

If This Is a Man

Satir

Penyair Khairil Anwar menulis bait yang perih ketika neneknya meninggal dunia: duka maha tuan bertahta. Nenek Khairil adalah orang yang memeliharanya sedari kecil. Seorang nenek atau kakek memang sering diceritakan memanjakan para cucunya.

islamo HL1Perih. Tapi, kita mungkin tak sama menafsir atau merasa apa yang tertulis di kalimat itu. Adakalanya suasana ataupun konteks pembaca ketika melihat itu memengaruhi kadar makna yang ada di kepalanya. Coklat rasanya sedap, tapi bagaimana mungkin rasanya bisa sama dengan gula jawa? Jamal Mirdad begitu renyah ketika menyanyikan syair dalam lagu Cinta Anak Kampung: “kalau cinta sudah melekat, gula jawa rasa coklat”. Cinta membuatnya setara, bahkan sama. Begitulah.

Continue reading “Satir”

Satir

Berlalu

bumiStephen Hawking, fisikiawan teoritis paling terkemuka saat ini, pernah berujar sederhana. Ketika Anda dapat melihat sebuah bintang, maka sebenarnya Anda sedang memerhatikan masa lalu. Dalam bukunya A Brief History of Time, yang disebut memakai bahasa “mudah” karena itu “bisa” dipahami oleh orang awam (bandingkan dengan bahasa artikel ilmiah dalam jurnal), dia berargumen, suatu benda dapat dilihat, katakanlah oleh mata telanjang, karena diantar oleh cahaya. Karena bintang-bintang letaknya jauh dari bumi maka ada waktu yang dibutuhkan oleh cahaya. Walau hingga kini diketahui kalau cahaya merupakan materi yang paling cepat geraknya daripada benda apapun di alam semesta, namun dibutuhkan waktu yang cukup “lama” hingga cahaya sampai ke mata kita di muka bumi. Karena itu, apa yang kita lihat di langit pada malam hari saat ini, pada dasarnya bukanlah peristiwa yang terjadi “pada saat ini” melainkan sudah terjadi “sebelumnya” atau masa lalu.

Ketika Anda dapat melihat bintang pada dasarnya Anda sedang memandang masa lalu. Begitu kata dia.

* * *

Continue reading “Berlalu”

Berlalu

Kurban, Karib, Akrab, Kerabat

loveeBurung-burung terbang berkeliling di bawah awan pada Sabtu pagi kemarin; Idul Adha. Ada semilir angin, ada jamaah, ada khatib dan pastinya ada podium. Dari podium, terdengar hal yang sederhana; kata Qurban menjelma dalam bentuk kata yang lain karib, akrab dan kerabat. Perubahan bentuk kata itu juga menandaskan bahwa kata “qurban” memang mengamanatkan kedekatan dalam bentuknya yang paling personal dan mendalam, mungkin seperti pada persaudaran dalam ikatan darah. Continue reading “Kurban, Karib, Akrab, Kerabat”

Kurban, Karib, Akrab, Kerabat

Tanda

sketsaDalam Al-Quran, tanda disamakan ayat. Bahasa Indonesia sudah lama menyerap kata “ayat” ini dan kadang-kadang dia tak langsung disamakan dengan kata “tanda”. Dalam bahasa Inggris, tanda diterjemahkan dengan “sign”. Dalam kamus Oxford, disebutkan, “sign” sebagai objek yang menunjukkan adanya kemungkinan atau terjadinya sesuatu yang lain. Semacam ada hubungan kausal (sebab-akibat) antara satu fenomena dengan yang lain. Katakanlah dia sebagai jembatan makna. Lazim misalnya gemuruh dan petir dijadikan semacam tanda akan dimulainya peristiwa seperti hujan. Memang, tak jarang “tanda” itupun mungkin bisa saja keliru. Ini seperti yang terjadi pada kalimat: mendung tak berarti hujan. Continue reading “Tanda”

Tanda