Anak-anak Palestina


Suatu waktu browsing soal Timur Tengah, arah mata tertumbuk pada Palestina. Tiba-tiba mengarah pada nasib anak-anak Palestina dulu dan sekarang. Googling foto-foto anak-anak Palestina yang menjadi korban, mengangkat senjata dan yang sedang belajar, maka benarlah yang dikatakan Tuhan bahwa para mujahid telah mendapatkan tempat yang khusus di sisi Tuhan.

Sempat sejenak mengarang soal anak-anak ini, mencoba merasakan apa yang mereka lalui, ternyata tidak bisa. We are not the same, actually. Keharuan memang muncul. Bulu roma telah merinding, namun tetap saja mereka adalah orang-orang spesial yang seakan-akan dilahirkan penuh penderitaan yang membuat mereka bergumul dalam cinta nan misterius. Cinta yang berlainan versi dengan yang dipilih oleh orang-orang yang hidup dalam perdamaian, cinta’anak-anak abege, cinta anak muda hedonis, cintanya kaum liberalis sekularis dan humanis, cinta versinya orang-orang yang mapan dan hidup dalam ketenangan.

Anak-anak Palestina, seperti juga kaum mujahidin, yang berjalan di atas muka bumi dengan kepala tegak dan keyakinan yang kuat, adalah sesuatu yang berbeda. Foto-foto di bawah ini yang saya kumpulkan dari berbagai laman yang ada, mungkin saja akan “sadis” dalam versi modern atau “abuse of children”. But, sekali lagi, we are not the same. Mungkin kita bisa merasakannya, seandainya saja kita jujur dan arif soal universalitas kemanusiaan, atau memakai kerangka dan kacamata yang kurang lebih sama dengan mereka.

Saya cemburu.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s